Kendaraan trailer adalah komponen penting dalam industri transportasi, terutama untuk perusahaan yang mengandalkan pengiriman barang dalam jumlah besar. Namun, seperti kendaraan lainnya, trailer juga memiliki permasalahan yang sering muncul. Dalam artikel ini, kita akan membahas 4 permasalahan yang umum terjadi pada kendaraan trailer, mengapa permasalahan tersebut bisa terjadi, dan beberapa solusinya.
Selain membahas permasalahan secara spesifik pada kendaraan trailer, penting untuk memahami mengapa permasalahan bisa terjadi. Faktor utama permasalahan pada trailer adalah pemakaian dan perawatan yang tidak tepat. Kendaraan trailer yang sering digunakan, terlebih untuk pengiriman jarak jauh, maka akan mengalami mudah lelah. Jika perawatan tidak teratur, maka komponen kendaraan trailer akan lebih rentan terhadap kerusakan.
1. Permasalahan pada Brake System: Rem Blong
Brake system atau rem yang tidak berfungsi dengan baik bisa mengakibatkan kecelakaan serius. Salah satu permasalahan umum pada brake system adalah rem blong. Hal ini dapat disebabkan oleh gesekan yang berlebihan dan keausan pada brake lining. Perawatan yang kurang baik seperti tidak mengganti brake lining secara teratur juga menjadi penyebab utama. Untuk menghindari rem blong, perawatan rutin dan penggantian komponen pada brake system sesuai dengan waktunya sangatlah penting. Selalu periksa brake system dan brake lining secara berkala.
Artikel lainnya: Pentingnya Safety Brake pada Trailer untuk Keselamatan
2. Permasalahan pada Tire: Ban Pecah
Permasalahan lain yang sering terjadi adalah pecahnya ban. Ban yang bocor atau pecah bisa mengganggu kelancaran perjalanan dan menyebabkan kerugian. Penyebabnya bisa bervariasi, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai, beban yang melebihi kapasitas ban, atau ban trailer menginjak benda pada jalanan sehingga mengakitbatkan pecahnya ban. Untuk itu, selalu periksa tekanan angin pada ban secara teratur dan pastikan ban sesuai dengan beban yang diangkut. Selalu periksa kondisi ban sebelum melakukan perjalanan dan lakukan pemeriksaan rutin secara berkala.
Artikel lainnya: Menghindari Overloading pada Kapasitas Beban Trailer
3. Permasalahan pada Transmisi: Transmisi Berpindah
Transmisi yang berpindah dengan sendirinya bisa menjadi permasalahan serius pada kendaraan trailer. Hal ini dapat menganggu kecepatan dan efisiensi perjalanan. Transmisi berpindah dapat disebabkan oleh kegagalan komponen transmisi, seperti tekanan oli yang tidak stabil, atau kesalahan pada operator. Beberapa tips untuk menghindari hal tersebut adalah selalu periksa secara rutin pada komponen transmisi dan pastikan tekanan oli selalu stabil. Perhatikan juga pengetahuan penggunaan transmisi pada operator, lakukan pelatihan pada operator tentang penggunaan transmisi yang benar, aman serta sesuai dengan aturan.
4. Permasalahan pada Kopling: Kopling Aus
Kopling yang aus sering terjadi pada kendaraan trailer dengan transmisi manual, dan permasalahan ini sudah sangat umum ditemukan. Kondisi ini dapat mengurangi daya traksi serta memengaruhi kendali kendaraan. Gesekan berlebihan dan pemakaian yang tidak tepat menjadi penyebab utama ausnya kopling. Selain itu, operator yang kurang berpengalaman dapat mempercepat keausan kopling. Dengan melakukan perawatan kopling secara teratur dan memastikan operator memiliki pemahaman yang baik tentang penggunaan kopling yang benar, akan mencegah permasalahan ausnya pada kopling.
Dengan mengetahui permasalahan-permasalahan tersebut, perusahaan dapat melakukan langkah-langkah pencegahannya agar kendaraan trailer dapat beroperasi secara optimal dan tidak mengganggu kelancaran pengiriman. Lakukan perawatan secara rutin untuk menjaga kondisi kendaraan trailer agar tetap prima. Periksa kendaraan secara berkala dan lakukan perbaikan atau pada penggantian suku cadang yang asli yang dirancang khusus untuk kendaraan trailer. Dengan menerapkan tips di atas, Anda juga dapat membantu menjaga kendaraan trailer tetap dalam kondisi prima dan mengurangi risiko terjadinya permasalahan. Selalu mengemudi dengan hati-hati dan waspada pada keselamatan bersama.